Ini 7 Alasan Pria Mulai Menumbuhkan Brewok - Maaz Grooming

Ini 7 Alasan Pria Mulai Menumbuhkan Brewok

Menumbuhkan brewok atau jenggot memang membutuhkan waktu dan kamu harus sabar jika ingin memiliki jenggot atau brewok yang lebat. Ada banyak alasan mengapa pria akhirnya menumbuhkan jenggot atau brewoknya. Mulai dari alasan klasik sampai alasan ekstrim, pria selalu punya alasan tersendiri kenapa ia mulai menumbuhkan brewok atau jenggot. Mau tahu sederet alasannya? Cek daftarnya berikut ini!

1. Mengikuti Tren

Alasan yang mungkin paling sering ditemui dari pria yang ingin berjenggot adalah karena mengikuti tren. Saat ini, pria yang memiliki janggut dengan rambut yang lebat, dianggap lebih dewasa dan maskulin. Akhirnya menumbuhkan brewok atau jenggot menjadi salah satu tren yang diminati pria dari tahun ke tahun. Tren menumbuhkan brewok dan jenggot mulai booming sekitar tahun 2007-2008.

Kebanyakan pria menumbuhkan brewok atau jenggot untuk menarik minat pelanggan atau rekan bisnisnya saat itu. Dalam sebuah studi yang berjudul "Beards and the Big City", peneliti mengungkapkan bahwa pria dengan brewok lebih banyak ditemui di kota besar dengan populasi yang cukup tinggi mengingat persaingan kerja dan bisnis di kota yang juga cukup ketat. Di samping itu, lihat saja banyaknya selebritis pria yang kini menumbuhkan brewok dan jenggotnya untuk terlihat lebih keren.

2. Terlihat Lebih Dominan

Selain terlihat lebih maskulin, pria dengan jenggot dan brewok yang lebat sering dianggap lebih dewasa dan dapat dipercaya. Mereka juga dianggap lebih dominan terutama dalam hal memberikan pendapat. Entah kenapa dalam suatu perkumpulan biasanya pria yang memiliki jenggot atau brewok lebih didengar pendapatnya daripada yang tidak berjenggot. Inilah alasan beberapa pria menumbuhkan jenggot atau brewok agar terlihat lebih dominan.

Selain itu, pria menumbuhkan jenggot atau brewok untuk terlihat lebih menarik dan dominan di mata para wanita. Hal ini dibuktikan dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Tessa R, Clarkson et al dari University of Queensland, Australia yang menyebutkan bahwa wanita menganggap pria dengan jenggot atau brewok terlihat lebih menarik dan memiliki fisik yang lebih dominan.

3. Menutup Bekas Luka dan Masalah Kulit

Alasan lain kenapa pria suka menumbuhkan jenggot ada brewok adalah karena bisa menutupi masalah pada wajah seperti bekas luka, jerawat atau kulit yang keriput. Rambut pada wajah terutama jenggot yang lebat tentu akan menutup permukaan kulit di bawahnya sehingga bagian permukaan kulit tersebut tidak tampak.

Kalau kamu punya masalah jerawat, kamu juga bisa menutupinya dengan menumbuhkan jenggot atau brewok. Selain menutup jerawat dan bekas luka, jenggot atau brewok juga bisa menutupi kekurangan pada area wajah terutama kalau kamu punya fitur wajah dengan dagu yang tidak begitu sempurna. Lagipula, memiliki jenggot yang lebat juga bisa menyembunyikan lemak di area dagu atau double chin sehingga tidak begitu terlihat. Meski bisa menutupi kekurangan, kamu tetap harus bisa merawat diri dan memperbaiki kekurangan dan tidak hanya mengandalkan jenggot atau brewokmu sebagai tameng.

4. Ingin Berubah Jadi Lebih Dewasa

Saat pria memutuskan ingin melakukan perubahan, ia biasanya juga akan merubah penampilannya seperti mulai menumbuhkan jenggot atau brewok. Momen ini bisa dianggap sebagai metamorfosis seorang pria. Memang faktanya jenggot atau brewok mulai tumbuh pada usia 20 tahunan dan akan mulai lebat setelah usia 30 tahunan.

Bahkan, dengan menumbuhkan jenggot atau brewok, seorang pria juga dapat menjadi lebih kompetitif. Seperti yang disebutkan dalam sebuah buku yang ditulis oleh pakar fisiologis Israel, Avishag Zahavi, The Handycap Principle, bahwa pria yang berjenggot cenderung menunjukkan sisi kompetitif dan kepercayaan dirinya dengan jenggot atau brewok yang dimilikinya. Jadi, kalau kamu ingin terlihat lebih matang, kamu bisa mulai menumbuhkan brewok atau jenggot mulai dari sekarang.

5. Saran Orang Lain

Tidak hanya inisiatif dari diri sendiri, kadang para pria menumbuhkan jenggot atau brewok karena saran atau permintaan dari orang lain. Kadang tanpa disadari pendapat orang lain juga berpengaruh pada penampilan pria seperti pendapat pasangan. Tak jarang karena permintaan dan saran dari orang yang dicintai, pria mau melakukan apa saja termasuk menumbuhkan brewok atau jenggot.

Terlebih lagi, anggota keluarga seperti ayah atau saudara laki-laki maupun teman juga bisa mempengaruhi saat mereka punya jenggot atau brewok yang lebat. Pastinya jika kamu sering melihat pria dengan brewok atau jenggot lebat, kamu mungkin terinspirasi juga untuk memilikinya. Meskipun banyak pria yang secara alami tidak bisa menumbuhkan jengot atau brewok secara genetis, mereka terkadang melakukan implan agar bisa memilikinya.

6. Malas Bercukur

Alasan ini mungkin tidak kamu sadari, tapi banyak para pria yang memang menumbuhkan jenggot atau brewok karena malas bercukur. Mencukur jenggot atau brewok seringkali dirasa sebagai kegiatan yang merepotkan dan juga menimbulkan rasa sakit akibat penggunaan pisau cukur.

Rutinitas bercukur juga kerap membutuhkan waktu di depan cermin dan sebagian pria merasa malas melakukannya. Kalau kamu menumbuhkan brewok karena malas bercukur memang tak masalah tapi jangan sampai kamu tidak peduli sama sekali dengan penampilan. Tetap rawat brewok atau jenggotmu dengan rutin membersihkan dan menggunakan pelembab pada kulit agar tidak terkesan kusam dan kotor.

7. Putus Cinta

Brewok memang membuat pria terlihat lebih maskulin tapi siapa sangka jika para pria terkadang mulai menumbuhkan jenggot saat punya masalah seperti putus cinta. Mungkin terkesan bahwa setelah putus cinta atau ada masalah, pria jadi malas merawat diri dan akhirnya mereka mulai menumbuhkan brewok atau jenggot karena malas bercukur. Hal ini dibenarkan oleh pakar psikologi dimana para pria menumbuhkan brewok karena emosi yang mereka miliki. Di samping itu, dengan menumbuhkan brewok, pria juga bisa merasa lebih macho dan berharap si wanita menyesal karena telah putus dengannya.

Dilansir dari sebuah laman milik konselor terpopuler di Nigeria, Adetola Deedee of Deedeeblog, berdasarkan studi kebiasaan dan kognitif, pria cenderung menumbuhkan brewok atau jenggot karena kurangnya keinginan merawat diri akibat perasaan sedih dan depresi. Selain itu, pria juga mulai meninggalkan kebiasaan lama saat ada masalah dan sedang putus cinta. Pria akan memutuskan untuk melakukan hal yang lebih penting dan fokus pada pengembangan diri setelahnya daripada hanya terus memikirkan masalah atau perasaannya.

Menumbuhkan brewok atau jenggot bisa jadi alternatif untuk tampil lebih dewasa dan tangguh, sehingga banyak pria memilih untuk menumbuhkan brewok atau jenggot saat ada masalah. Meskipun begitu, apapun alasan kamu menumbuhkan brewok, kamu tetap bisa melakukannya dengan benar dan jangan lupa untuk gunakan produk yang tepat. Jangan sampai malas dan tidak memperdulikan penampilanmu.

Maaz Grooming adalah produk perawatan khusus pria yang akan segera meluncur di tahun ini dan kalau kamu ingin mendapatkan harga spesial saat produk diluncurkan, kamu bisa berlangganan mailing list Maaz dengan mendaftarkan emailmu. Jangan sampai ketinggalan!

Tulis komentar