5 Alasan Brewok Tak Tumbuh dan Tips Mengatasinya

Anggi Rosalia
Anggi Rosalia
Brewok Tak Tumbuh
Unsplash.cOm

Bagi sebagian pria, menumbuhkan brewok atau jenggot bisa menjadi tugas yang sulit dan tampaknya mustahil untuk dilakukan. Tidak ada pil ajaib dan bisa membuat brewok Bro tak tumbuh hanya dalam waktu semalam dan terkadang meski telah mencoba berbagai merk obat penumbuh brewok,tetap saja brewok tak tumbuh. Saat ini ada banyak mitos yang beredar seperti kepercayaan bahwa mencukur bisa membuat rambut wajah atau Brewok bisa tumbuh lebih tebal dan panjang. Faktanya mencukur tidak akan mempengaruhi pertumbuhan folikel atau akar rambut di bawah kulit. 

Banyak orang keliru percaya bahwa mencukur membuat rambut wajah tumbuh lebih tebal. Kenyataannya, mencukur tidak mempengaruhi akar rambut di bawah kulit Anda dan tidak mempengaruhi pertumbuhan rambut Anda. Mitos lainnya yang berbeda adalah mereka yang memiliki Brewok atau jenggot lebih tebal memiliki kadar testosteron yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang memiliki brewok tipis. Meskipun testosteron memang mempengaruhi pertumbuhan rambut wajah, tidak berarti mereka yang memiliki testosteron adalah tidak dapat menumbuhkan brewok yang lebih tebal.

Jika Bro sedang berusaha menumbuhkan brewok namun brewok tak tumbuh sebagaimana yang diharapkan meski sudah mencoba berbagai obat penumbuh rambut, Bro bisa ketahui kemungkinan alasan mengapa mengalami Bro kesulitan menemukan brewok atau jenggot dan cara memaksimalkan pertumbuhannya dalam penjelasan berikut.

Alasan Brewok Tak Tumbuh

Ada beberapa alasan yang mungkin menyebabkan brewok tak tumbuh sehingga Bro sulit sekali memiliki rambut pada bagian wajah. Berikut beberapa alasan diantaranya!

Genetika

Ketebalan brewok tentunya ditentukan oleh genetika tubuh. Jika ayah dan kakek atau pria lain di anggota keluarga Bro memiliki brewok yang lebat, kemungkinan besar Bro juga bisa menumbuhkan brewok atau jenggot yang lebat. 

Ketebalan jenggot atau Brewok juga dipengaruhi oleh androgen yakni sekelompok hormon yang mempengaruhi dan menimbulkan ciri-ciri maskulin pada pria seperti suara yang dalam dan kemampuan menumbuhkan rambut pada wajah. Testosteron dan dihidrotestosteron atau DHT adalah hormon androgen dalam tubuh pria yang sangat penting dalam pertumbuhan brewok. DHT sendiri lihat sendiri adalah hormon testosteron yang diubah oleh enzim 5-alfa reduktase dan dapat merangsang pertumbuhan rambut wajah jika terikat pada reseptor folikel rambut. 

Meskipun kedua hormon ini memiliki peranan penting tetapi sensitivitas reseptor kedua hormon tersebut memegang peranan yang jauh lebih penting. Jadi jika Bro memiliki kadar testosteron atau lihat yang tinggi namun sensitivitas reseptor folikel Bro rendah maka Bro mungkin akan kesulitan menumbuhkan brewok atau jenggot. Sensitivitas reseptor ini dipengaruhi oleh genetika tubuh sehingga beberapa pria dapat menumbuhkan brewok dengan mudah sementara brewok tak tumbuh pada pria lainnya.

Usia

Selain faktor genetik, faktor usia juga mempengaruhi pertumbuhan Brewok atau jenggot pada pria. Pria biasanya akan mengalami pertumbuhan rambut wajah yang cukup signifikan pada usia 30-an. Hal ini dikarenakan pada usia 30-an biasanya pria sedang mencapai performa puncaknya dan hormon di dalam tubuh termasuk testosteron berfungsi secara maksimal. Brewok akan tumbuh cepat pada usia tersebut namun tidak berarti dengan bertambahnya usia brewok akan menjadi semakin tebal. Saat pria menua fungsi hormon ia menjadi semakin berkurang sehingga pertumbuhannya bisa melambat.  Jadi jika Bro masih berusia remaja atau sekitar 20 tahunan maupun jika Bro sudah berusia lebih dari 40 tahun maka kemungkinan brewok tak tumbuh lebat.

Etnis

Etnis atau ras juga berpengaruh pada pertumbuhan rambut wajah. Ras tertentu diketahui memiliki pertumbuhan Brewok yang lebat sementara ras lainnya mungkin kesulitan untuk menumbuhkan brewok maupun jenggot. Berdasarkan studi, pria dari ras kaukasia atau dari negara-negara Mediterania cenderung memiliki jenggot atau brewok yang lebih tebal dibandingkan pria dari ras atau daerah lainnya. Studi lainnya di tahun 2016 menyebutkan bahwa kebanyakan pria Asia Timur seperti Cina memiliki pertumbuhan rambut wajah yang terkonsentrasi di sekitar mulut sementara pria kaukasia cenderung memiliki lebih banyak rambut di bagian pipi, leher dan dagu. 

Menurut penelitian yang sama, diameter rambut manusia dapat bervariasi dari 17 hingga 180 mikrometer. Hal ini jugalah yang dapat menjadi faktor penyebab perbedaan ketebalan brewok atau jenggot pada pria. Mereka yang memiliki nilai rambut yang lebih tebal tentu akan memiliki jenggot atau Brewok yang terlihat lebih penuh.

Alopecia Areata

Alopecia areata adalah sebuah kondisi autoimun di mana tubuh menyerang folikel rambut yang sehat sehingga menyebabkan kerontokan pada rambut di daerah kepala maupun wajah. Alopecia areata dapat menyebabkan kebotakan dan biasanya disebabkan oleh faktor genetis. Saat ini belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan alopecia areata namun ada beberapa pengobatan yang bisa digunakan untuk membantu mencegah kerontokan dan mengatasi kebotakan di antaranya seperti minoxidil, dithranol, krim kortikosteroid, imunoterapi topikal dan lain sebagainya. 

Kadar Testosteron Rendah secara Klinis

Dalam beberapa kasus, kadar testosteron yang terlalu rendah mungkin menjadi penyebab brewok tak tumbuh. Orang dengan kadar testosteron yang sangat rendah biasanya hampir tidak memiliki rambut wajah dan  tentunya akan kesulitan menumbuhkan brewok atau jenggot meski sudah mencoba banyak cara. Gejala testosteron rendah secara klinis diantaranya mengalami disfungsi ereksi, sering kelelahan, tidak dapat membentuk otot, lemak tubuh yang tinggi, mudah marah dan lainnya. 

Tips Menumbuhkan Brewok dengan Benar

Tidak ada kekurangan formula pertumbuhan brewok atau jenggot yang benar-benar efektif dan mampu menumbuhkan rambut wajah dengan sangat cepat. Kecuali Bro memiliki kondisi medis yang membatasi pertumbuhan rambut brewok atau jenggot, satu-satunya cara untuk membuatnya lebih tebal adalah dengan memperbaiki gaya hidup. Perubahan gaya hidup berikut dapat memaksimalkan potensi genetik Bro untuk pertumbuhan rambut wajah.

  • Makan makanan yang sehat. Makan makanan dengan nutrisi seimbang dapat membantu Bro mendapatkan semua nutrisi penting dan menghindari kekurangan mikronutrien yang dapat berdampak negatif pada pertumbuhan rambut wajah.
  • Bersabarlah. Jika Bro masih seorang remaja atau berusia 20-an, brewok atau jenggot mungkin terus bertambah tebal seiring bertambahnya usia.
  • Kurangi Stress. Beberapa riset menemukan bahwa stress dapat menyebabkan kerontokan dan  hilangnya rambut kulit kepala sehingga brewok tak tumbuh dengan semestinya. Stres juga dapat mempengaruhi ketebalan brewok dan menghambat pertumbuhannya.
  • Cukup Tidur. Tidur memberi kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki sel-sel dalam tubuh dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.
  • Hindari merokok. Merokok dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan juga mempengaruhi pertumbuhan brewok atau jenggot Bro. Rokok bisa mengganggu fungsi sirkulasi darah tubuh sehingga nutrisi tidak dapat tersampaikan pada folikel rambut secara maksimal sehingga brewok tak tumbuh.
  • Gunakan Obat Penumbuh Brewok. Jika brewok tak tumbuh dan Bro ingin mendapatkan brewok yang tebal, Bro bisa menggunakan obat penumbuh brewok atau produk perawatan kulit wajah yang dapat menstimulasi pertumbuhan rambut pada wajah. Pastikan Bro memilih produk perawatan brewok yang tepat dan aman digunakan seperti produk perawatan dari Maaz Grooming.

Maaz Grooming punya serangkaian produk perawatan khusus pria yang dapat membantu menumbuhkan brewok jika digunakan secara teratur. Dapatkan produk pilihan Bro sekarang juga dan rasakan manfaatnya! Ketahui juga cara menumbuhkan brewok dengan cepat agar Bro bisa dapatkan brewok atau jenggot impian.

 

Jurnal perjalanan menumbuhkan brewok

Artikel, cerita, dan panduan untuk menemanimu dalam perjalanan menumbuhkan dan merawat brewok idaman.