8 Cara Memotong Kumis yang Benar dan Aman, Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah!

Bobby Agung
Bobby Agung

Tidak sempat ke barbershop untuk merapikan kumis? Jangan khawatir, ada sejumlah cara memotong kumis sendiri yang mudah dipraktikkan.

Kumis adalah bagian rambut yang tumbuh di atas area bibir. Ini sangat penting bagi sebagian pria, sebab dapat meningkatkan penampilan dan kewibawaan.

Tidak cuma terlihat maskulin, pertumbuhan kumis juga dapat menjadi penanda kedewasaan.

Meski begitu, kumis yang tumbuh harus dirawat dengan baik supaya terlihat rapi dan sehat.

Selain memberikan serum, bagian rambut tersebut juga harus dicukur secara rutin agar tidak terlalu panjang dan terlihat berantakan.

Begini Cara Memotong Kumis yang Benar

Mencukur kumis tidak boleh dilakukan sembarangan. Salah-salah kumis tersebut bisa terlihat tidak simetris, bahkan gunting yang digunakan dapat melukai bibir.

Karena itu bagi yang belum terbiasa, ada sejumlah cara memotong kumis yang bisa diterapkan. Agar tidak salah, ikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Gunakan Pisau yang Tajam dan Higienis

Memotong Kumis Dengan Pisau Yang Tajam

Langkah pertama yang harus Brother lakukan sebelum memotong kumis ialah, pastikan bahwa alat cukur tersebut benar-benar tajam dan higienis.

Alat cukur yang tajam dapat mempermudah proses pemotongan kumis. Sementara, alat cukur yang kotor atau berkarat bisa menimbulkan risiko iritasi.

Karena itu, sebaiknya ganti pisau cukur lama dengan yang baru sebelum digunakan ke kumis.

Bila ingin dipakai lagi, maka simpan di tempat yang jauh dari kotoran dan lembap. Pisau cukur sendiri dapat digunakan sebanyak 5–7 kali.

2. Basahi Kumis Dahulu Sebelum Bercukur

Jika dibasuh dengan air, permukaan kumis menjadi lebih lembap dan tidak kaku. Proses satu ini tentunya dapat mempermudah cara memotong kumis.

Namun, jangan pula mencukur kumis tersebut dalam keadaan sangat basah. Kita hanya butuh kelembapannya, sehingga keringkan sedikit sebelum dicukur.

Kumis yang benar-benar basah justru akan mempersulit proses kerja gunting atau pisau cukur. Permukaannya menjadi sangat licit dan sulit terurai.

3. Aplikasikan Krim Cukur pada Kumis

Penggunaan krim cukur sifatnya memang opsional, tetapi ini menjadi sangat penting jika kulit kalian tergolong sensitif dan mudah iritasi.

Tak bisa dimungkiri, proses mencukur dapat membuka pori-pori kulit menjadi lebih lebar. Bila salah langkah, hal ini dapat memicu terjadinya luka.

Untuk meminimalisasi risiko tersebut, sebaiknya gunakan krim khusus untuk mencukur kumis.

Pilihlah yang formulasinya sesuai dengan jenis kulit kalian, misalnya krim untuk kulit berminyak, kering, kombinasi, maupun kulit sensitif.

4. Oleskan Krim Cukur Melingkar ke Atas

Tidak cuma cara memotong kumis, langkah pengaplikasian krim cukur juga penting diketahui.

Krim cukur tak hanya dioleskan pada seluruh permukaan rambut. Untuk mempermudah proses pemotongan, oles dengan gerakan melingkar ke arah atas.

Mengapa demikian? Hal ini berfungsi untuk membuat kumis terangkat ke atas, sehingga pisau cukur dapat memangkas kumis dengan lebih baik.

5. Cukur Kumis Searah Pertumbuhannya

Memotong Kumis Sesuai Arah Pertumbuhannya

Memotong kumis melawan arah pertumbuhannya memang mempermudah proses bercukur. 

Namun, hal tersebut juga dapat mengakibatkan aliran darah meningkat ke permukaan kulit.

Selain berisiko menimbulkan luka, mencukur melawan arah pertumbuhan kumis juga membuat permukaannya lebih kasar dan tidak rapi.

Kumis baru akan tumbuh secara beraturan serta memiliki ujung yang tajam, Brother.

6. Jangan Menekan Pisau Terlalu Dalam

Cara memotong kumis yang baik selanjutnya ialah, jangan menekan pisau cukur terlalu dalam.

Kulit manusia pada dasarnya tidak terlalu tebal, sehingga menekan pisau cukur atau gunting terlalu dalam akan membuat permukaannya jadi terluka.

Kalaupun tidak berdarah, pisau cukur yang ditekan terlalu dalam akan mengikis bagian teratas kulit. Ini membuat pori-pori wajah membesar dan rentan iritasi.

Selain itu, hindari area kulit yang sedang berjerawat atau ditumbuhi tahi lalat. Walau tertutup krim, mencukur di area tersebut dapat menimbulkan luka.

7. Basuh Wajah Menggunakan Air Dingin

Setelah selesai bercukur, basuh wajah dengan air dingin untuk menutup pori-pori yang terbuka.

Di satu sisi, air dingin juga berfungsi seperti kompres yang dapat mengurangi peradangan.

Jadi jangan terbalik, ya. Air hangat digunakan untuk membuka pori-pori saat mencuci muka, sedangkan air dingin bermanfaat untuk menutup pori-pori dan merelaksasi kulit.

8. Gunakan Pelembap atau Minyak Kumis

Demi memastikan rambut baru tumbuh secara sehat, akhiri rangkaian cara memotong kumis ini dengan menggunakan pelembap atau minyak esensial.

Seperti Maaz Grooming Beard Oil misalnya, produk ini diformulasikan dengan kombinasi empat bahan alami yang dapat menutrisi serta menjaga kelembapan kumis.

Jika ingin mempercepat pertumbuhannya, kalian pun bisa menggunakan Maaz Grooming Beard Serum yang mengandung bahan aktif berupa redensyl.

Untuk informasi lebih lanjut, baca manfaat dan petunjuk pemakaiannya di laman Maaz.id, ya.

Produk perawatan kumis, jenggot dan brewok bagi para pria ini juga bisa kalian beli melalui laman e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee.

Selamat mencoba, Brother.

Jurnal perjalanan menumbuhkan brewok

Artikel, cerita, dan panduan untuk menemanimu dalam perjalanan menumbuhkan dan merawat brewok idaman.